Email

luckysopyantoro@gmail.com

Location

Jakarta , Indonesia

Coach mark Gramedia Digital pada layar ponsel, menampilkan panduan fitur membaca.

Role

Product Designer

Year

2026

Gramedia Digital — UX Motion

UX motion yang membantu pembaca memahami Reading Streak, format PDF/ePub, dan fitur reader—di saat yang tepat, tanpa mengganggu pengalaman membaca.

Gramedia Digital — UX Motion

UX motion yang membantu pembaca memahami Reading Streak, format PDF/ePub, dan fitur reader—di saat yang tepat, tanpa mengganggu pengalaman membaca.

Overview

Gramedia Digital adalah pengalaman membaca dalam satu aplikasi. Dalam proyek ini, saya merancang UX motion berbasis konteks untuk membantu pembaca memahami Reading Streak, format PDF/ePub, dan fitur di dalam reader—tanpa mengganggu alur membaca.

Problem

Tiga tantangan utama: komunikasi fitur yang terbatas, hierarki visual yang lemah, dan kurangnya respons emosional. Saat membaca, pengguna perlu memahami apa yang baru terjadi dan apa yang bisa dilakukan berikutnya—tanpa harus berhenti untuk membaca instruksi panjang.

Research — motion with a purpose

Eksplorasi ini berangkat dari empat fungsi motion dalam UX: memperjelas perubahan, memberi feedback setelah aksi, mengarahkan perhatian, dan menjaga kontinuitas antar-state. Prinsip ini menjadi kriteria saat memilih apa yang perlu bergerak dan kapan gerakan muncul. Untuk konteks membaca, prioritasnya adalah kejelasan: panduan hadir dekat dengan fitur yang dijelaskan, memakai urutan yang mudah diikuti, lalu memberi ruang bagi pengguna untuk kembali membaca.

Benchmark — learning from Gojek

Materi benchmark meninjau penggunaan motion Gojek pada status menunggu pesanan. Insight yang saya ambil adalah bagaimana gerakan dapat membantu menyampaikan status dan menjaga perhatian saat proses berlangsung. Dalam Gramedia Digital, prinsip tersebut diterapkan sebagai arahan kontekstual: gerakan harus menjelaskan fitur atau respons sistem, dengan durasi dan intensitas yang tetap menghormati fokus membaca.

Solution

Saya mengeksplorasi coach mark kontekstual untuk Reading Streak, format PDF/ePub, dan navigasi reader. Motion dipakai sebagai umpan balik, penunjuk perhatian, dan penjaga kontinuitas—dirancang scene by scene di Figma, lalu dipersiapkan untuk implementasi Lottie dengan timing yang mendukung kejelasan.

Implementation — scene by scene

Flow reader dipecah menjadi beberapa scene agar urutan panduan dan perpindahan fokus dapat diperiksa satu per satu. Proses dimulai dari desain di Figma, dilanjutkan eksplorasi timing, feedback, dan clarity untuk persiapan Lottie. Tiga layar berikut adalah still frame dari konsep coach mark dalam materi proyek; gambar memperlihatkan urutan desain, bukan rekaman interaksi yang sudah diuji.

Impact

Hasil desain ini adalah alur coach mark dan eksplorasi motion yang memberi arahan saat dibutuhkan, tanpa membebani layar baca. Prinsip utamanya: motion bukan dekorasi; ia membantu pengguna memahami, merespons, dan berinteraksi lebih natural. Belum ada metrik uji atau dampak bisnis terverifikasi untuk proyek ini.

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.